CHAT Via WhatsApp

Dilihat : 265 kali

Kamis, 16 Mei 2024

Rokan Hulu—Bupati Rokan Hulu(Rohul) H Sukiman bersama Forkopimda Rohul lainnya komit dalam percepatan penurunan Stunting di Negeri Seribu Suluk.

Hal Ini dibuktikan dengan terus menurunnya prevalensi Stunting yang ada di Rokan Hulu. Seperti yang disampaikan Bupati Rohul, H Sukiman, dalam kegiatan penandatanganan Komitmen bersama rembuk Stunting tingkat Kabupaten Rokan Hulu tahun 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Komplek Pemda Pasir Pengaraian. Rabu (15/5/2024).

Bupati H Sukiman mengaku senang sekaligus bersyukur karena angka Stunting di Kabupaten Rokan hulu terus mengalami penurunan pada setiap tahunnya.

“Alhamdulillah Stunting di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun ini mengalami penurunan hingga di angka 15.9 persen,” terang Sukiman.

Rokan Hulu dapat tercapai, sehingga anak-anak kita bebas dari stunting yang merupakan suatu

masalah yang harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Bupati.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Rohul, Dr Bambang Triono MM menjelaskan bahwa Prevalensi Stunting di Kabupaten Rokan Hulu terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Yang mana pada tahun 2018 berdasarkan RISKESDAS, angka Stunting berada di angka 27.3 persen sedangkan pada tahun 2019 berdasarkan SSGB, menurun menjadi 24.37persen.

“Pada tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 25.8 persen, dan pada tahun 2022 menurun menjadi

22 persen sesuai hasil data SSGI, dan pada tahun 2023 sesuai survei Kesehatan Indonesia, menurun

menjadi 15.9 persen,” terang mantan Kadis Kesehatan tersebut.

Dengan adanya kegiatan rembuk Stunting ini, Disampaikan Dr Bambang dapat menyamakan persepsi beserta komitmen bersama dalam percepatan pencegahan dan penurunan Stunting di Kabupaten

Rokan Hulu.

“Untuk itu, diharapkan sinergi, kolaborasi dan kerjasamanya dari lintas sektor dalam penanganan

Stunting di Kabupaten Rokan Hulu ini,” pungkasnya.


Tag :

Rokan Hulu—Bupati Rokan Hulu(Rohul) H Sukiman bersama Forkopimda Rohul lainnya komit dalam percepatan penurunan Stunting di Negeri Seribu Suluk.

Hal Ini dibuktikan dengan terus menurunnya prevalensi Stunting yang ada di Rokan Hulu. Seperti yang disampaikan Bupati Rohul, H Sukiman, dalam kegiatan penandatanganan Komitmen bersama rembuk Stunting tingkat Kabupaten Rokan Hulu tahun 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Komplek Pemda Pasir Pengaraian. Rabu (15/5/2024).

190 Jemaah Di Sambut Pj Sekda

Rohul—Penyambutan kepulangan Jamaah Haji asal Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 berlangsung penuh haru, syukur, dan kebahagiaan. Sebanyak 190 jamaah yang tergabung dalam Kloter 12 Gelombang II akhirnya tiba kembali di kampung halaman setelah ...

Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara, Kasus Korupsi Dana BOS

Rokan Hulu– Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu kembali menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Melalui pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Kejari Rohul berhasil ...

Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara, Kasus Korupsi Dana BOS

Rokan Hulu– Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu kembali menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Melalui pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Kejari Rohul berhasil ...

Sidak, Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul

Rohul – Wakil Bupati Rokan Hulu (Wabup Rohul), H. Syafaruddin Poti, SH, MM, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (2/6/2026). Langkah tegas ini ...

Bupati Anton Hadiri Reuni Akbar Ompung Naihubu 

Rohul – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti acara Reuni ke-3 Keluarga Besar Ompung Naihubu / Sutan Na Lobi yang digelar di Kubu Baru,  Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo kabupaten ...

𝙋𝙚𝙢𝙪𝙙𝙖 𝙋𝙖𝙣𝙘𝙖𝙨𝙞𝙡𝙖 𝙆𝙤𝙩𝙖 𝙋𝙖𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙋𝙖𝙣𝙟𝙖𝙣𝙜 "𝘼𝙢𝙗𝙞𝙡 𝙋𝙚𝙧𝙖𝙣".

Posting by Admin

𝙋𝙚𝙢𝙪𝙙𝙖 𝙋𝙖𝙣𝙘𝙖𝙨𝙞𝙡𝙖 𝙆𝙤𝙩𝙖 𝙋𝙖𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙋𝙖𝙣𝙟𝙖𝙣𝙜 "𝘼𝙢𝙗𝙞𝙡 𝙋𝙚𝙧𝙖𝙣".

Telah terjadi lagi, kasus pembunuhan remaja putri di Sumatera Barat. Sebelumnya tanggal 6 September 2024 di daerah Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman telah terjadi kasus pembunuhan yang diawali dengan tindakan rudapaksa menimpa Nia Kurnia Sari, gadis muda usia 18 tahun. (Sudah ditangani kasusnya oleh pihak berwajib) Beberapa hari yang lalu juga terja



233 Kali