CHAT Via WhatsApp

Dilihat : 191 kali

Mojokerto– Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2025 resmi dibuka oleh Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Rustian, bersama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan perwakilan Komisi VIII DPR RI di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto, Rabu (1/10/2025).

Dalam sambutannya, Dr. Rustian menegaskan bahwa tidak ada satu pun daerah di Indonesia yang terbebas dari potensi bencana.

“Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, semua daerah punya potensi bencana. Bahkan eskalasinya meningkat setiap tahun. Kini peta rawan bencana kita hanya menyisakan dua kategori: rawan tinggi dan rawan sedang,” ungkapnya.

Rustian juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, serta media.

“Kalau tidak ada media, masyarakat luas tidak akan tahu apa yang sedang kita lakukan di Mojokerto hari ini. Maka kelima unsur ini harus berkolaborasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Bulan PRB bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

“Kalau mitigasi dan kesiapsiagaan kita kuat, insyaallah dampak bencana bisa diminimalkan, baik kerugian harta benda maupun korban jiwa,” ujar Rustian.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, yang datang bersama Kepala Pelaksana BPBD Rohul, H. Ridarmanto. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata dari daerah dalam memperkuat ketangguhan bangsa menghadapi bencana.

“Bulan PRB 2025 ini menjadi ajang penting untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat jaringan, dan meningkatkan kapasitas dalam penanggulangan bencana. Rohul tentu berkomitmen untuk ikut aktif,” ujar Anton usai kegiatan.

Selain seremoni pembukaan, Peringatan Bulan PRB 2025 di Mojokerto juga diramaikan dengan berbagai kegiatan, di antaranya Pameran Kebencanaan, Disaster Leadership Forum, aneka lomba, pelayanan masyarakat, khitanan massal, donor darah, hingga Fun Run yang melibatkan masyarakat luas.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Bulan PRB 2025 diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor, sekaligus menjadi sarana edukasi publik untuk membangun budaya sadar bencana di Indonesia.


Tag :

Mojokerto– Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2025 resmi dibuka oleh Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Rustian, bersama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan perwakilan Komisi VIII DPR RI di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto, Rabu (1/10/2025).

PWMOI Riau dan DNT Tour and Travel Sembelih 4 Ekor Sapi

Pekanbaru - Dalam memupuk rasa persaudaraan serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, Perkumupulan Wartawan Media Online Indinesia (PWMOI) Provinsi Riau bekerjasama dengan DNT Tour and Travel melakukan penyembelihan hewan qurban di ...

Zulfahrianto, SE Buktikan Desa Bisa Cepat Bergerak

Rokan Hulu — Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sudah membuktikan aksi nyata. Di bawah komando Zulfahrianto, SE kepala Desa Sontang sekaligus Ketua APDESI Riau, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( ...

Anggota DPR RI Dan Kemenpar RI Taja Bimtek Promosi Wisata,  

Rokan Hulu– Upaya memperkuat promosi pariwisata daerah terus digencarkan, kerjasama antara Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui kegiatan branding “Wonderful Indonesia” berbasis ...

Wabup Syafaruddin Poti dan Pj Sekda Lepas Keberangkatan 182 JCH 

Rokan Hulu*– Sebanyak 182 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 resmi diberangkatkan menuju Bandara Hang Nadim, Batam, melalui Bandara Tuanku Tambusai, Minggu (03/5/2026). Pemberangkatan dilakukan secara ...

Bupati dan Ketua TP PKK Menggelar Silaturahmi Akbar

Posting by Admin

Bupati dan Ketua TP PKK Menggelar Silaturahmi Akbar

Rohul– Mentari pagi di pertengahan Februari 2026 terasa lebih teduh di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu. Kamis (12/2), suasana hangat menyelimuti aula saat ratusan wajah penuh senyum berkumpul. Bukan sekadar agenda protokoler, hari itu adalah momen "pulang ke rumah" bagi para penjaga moral bangsa dan tunas harapan dae



166 Kali