Rokan Hulu –Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, melakukan kunjungan bersejarah ke Desa Sontang dalam rangka dua agenda penting pada Selasa (02/07).
Bupati meresmikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih serta melakukan kunjungan religi ke sebuah masjid bersejarah yang menjadi ikon spiritual masyarakat yakni Masjid Tera’pung Syehk Muhamad Kayo,
Didampingi oleh Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto SE, kunjungan tersebut disambut antusias oleh masyarakat serta Kehadiran bupati menjadi simbol kuat kedekatan pemerintah daerah dengan desa-desa yang terus berbenah dan berkembang di wilayah Rokan Hulu.
“Ini adalah bentuk komitmen kita membangun dari desa, dari akar. Koperasi adalah napas ekonomi rakyat, dan masjid adalah pusat spiritual yang harus kita jaga bersama,” ujar Bupati Anton dalam sambutannya.
Masjid Tera’pung Syehk Muhamad Kayo yang dikunjungi juga memiliki nilai sejarah dan nuansa spiritual tinggi, menjadi tempat peribadatan sekaligus pusat pembelajaran keagamaan masyarakat.
Kunjungan bupati ke masjid ini turut memperkuat semangat ukhuwah dan pembangunan berbasis nilai-nilai keislaman.
Kades Sontang, Zulfahrianto SE, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas perhatian Bupati Anton terhadap Desa Sontang. “Kunjungan ini adalah bukti nyata perhatian bupati terhadap pembangunan desa kami ” Luar biasa”. Masyarakat sangat bangga dan termotivasi,” ungkapnya.
Acara peresmian koperasi dan kunjungan ke masjid berjalan khidmat dan meriah, dihadiri oleh unsur OPD, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara.
Sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa pun semakin terlihat nyata dalam semangat membangun Rokan Hulu dari Pemerintah Desa.
Tag :
Rokan Hulu –Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, melakukan kunjungan bersejarah ke Desa Sontang dalam rangka dua agenda penting pada Selasa (02/07).
𝙋𝙚𝙢𝙪𝙙𝙖 𝙋𝙖𝙣𝙘𝙖𝙨𝙞𝙡𝙖 𝙆𝙤𝙩𝙖 𝙋𝙖𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙋𝙖𝙣𝙟𝙖𝙣𝙜 "𝘼𝙢𝙗𝙞𝙡 𝙋𝙚𝙧𝙖𝙣".
Telah terjadi lagi, kasus pembunuhan remaja putri di Sumatera Barat. Sebelumnya tanggal 6 September 2024 di daerah Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman telah terjadi kasus pembunuhan yang diawali dengan tindakan rudapaksa menimpa Nia Kurnia Sari, gadis muda usia 18 tahun. (Sudah ditangani kasusnya oleh pihak berwajib)
Beberapa hari yang lalu juga terja